Menganal PKMB

 

Nama : WIDIA METRA SAFITRI

Nim : 19005104

Jurusan : Pendidkan Luar Sekolah

Fakultas : Ilmu Pendidikan

Universitas Negeri Padang


MENGENAL APA ITU PKBM

Belajar dapat dilakukan oleh setiap orang sepanjang hayatnya di setiap kesempatan. Belajar tidak hanya monopoli kaum muda, tetapi juga mulai dari bayi sampai pada orang-orang tua. Belajar juga dapat dilakukan dalam berbagai dimensi kehidupan. Belajar dapat dilakukan dalam kehidupan berkesenian, beragama, berolahraga, adat istiadat dan budaya, ekonomi, sosial, politik dan sebagainya. Dimensi belajar seluas dimensi kehidupan itu sendiri. Dengan demikian PKBM merupakan suatu institusi terdepan yang langsung berada di tengah-tengah masyarakat yang mengelola dan mengimplementasikan konsep belajar sepanjang hayat atau Life Long Learning dan Life Long Education  serta pendidikan untuk semua atau Education For All.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat untuk masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan. PKBM ini masih berada di bawah pengawasan dan bimbingan dari Dinas Pendidikan Nasional. Penyelenggaraan PKBM haruslah terkelola dan terlembagakan dengan baik. Hal ini sangat penting untuk efektivitas pencapaian tujuan, mutu penyelenggaraan kegiatan-kegiatan, efisiensi pemanfaatan sumber-sumber, sinergitas antar berbagai kegiatan  dan keberlanjutan keberadaan PKBM itu sendiri. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan di PKBM haruslah merupakan kegiatan yang mampu memberikan terciptanya suatu proses transformasi dan peningkatan kapasitas serta perilaku anggota komunitas tersebut ke arah yang lebih positif.

Tujuan PKBM sendiri adalah  memperluas kesempatan warga masyarakat, khususnya yang tidak mampu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri dan bekerja mencari nafkah.

Menurut Suryono dan Sumarno 2012:46 Menyatakan bahwa fungsi PKBM ada dua yaitu fungsi utama dan fungsi pendukung. 

1. Fungsi Utama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM yaitu sebagai wadah berbagai kegiatan belajar masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk mengembangkan diri dan masyarakat.

2. Fungsi Pendukung.

a. Sebagai pusat informasi bagi masyarakat sekitar, berkaitan dengan sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar dan juga bagi lembaga pemerintah dan LSM berkaitan dengan sumber daya potensi dan masalahkebutuhan untuk meluncurkan program yang berkaitan dengan pembelajaran masyarakat. 

b. Pusat jaringan informasi dan kerjasama bagi kelembagaan local yang ada di masyarakat. 

c. Sebagai tempat koordinasi, konsultasi, komunikasi dan musyawarah para tokoh masyarakat, tokoh agama dan Pembina teknis dalam merencanakan pembangunan dan pemberdayaanmasyarakat.

d. Sebagai tempat kegiatan penyebarluasan program teknologi tepat guna.

Visi dan Misi PKBM

Visi

Terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, cerdas terampil, mandiri, berdaya saing dan gemar belajar. 


Misi

- Mewujudkan program pendidikan luar sekolah yang berbasis masyarakat dan berorientasi pada kecakapan hidup life skill. 

- Memasyarakatkan belajar dan membelajarkan masyarakat.


Klasifikasi PKBM.

PKBM  diklasifikasikan menjadi 3 klasifikasi yaitu PKBM Dasar, PKBM Berkembang dan PKBM Ideal.

1. PKBM Dasar merupakan PKBM yang berdiri kurang dari 2 tahun dan melaksanakan 1 bidang kegiatan.

2. PKBM Berkembang merupakan PKBM yang telah berdiri minimal 2 tahun dan telah melaksanakan 2 bidang kegiatan.

3. PKBM Ideal yaitu PKBM yang telah berdiri minimal 3 tahun dan telah melaksanakan 3 bidang kegiatan.

Legalitas PKBM

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional mengakui bahwa PKBM adalah Satuan Pendidikan Non Formal. Hal ini sama seperti diakuinya Sekolah adalah Satuan Pendidikan Formal

Program dan Kegiatan di PKBM

             Program-program yang diselenggarakan di PKBM dapat sangat beragam dan dapat juga tak terbatas, namun harus sesuai dengan kondisi, potensi dan kebutuhan masyarakat di mana PKBM itu berada atau dikatakan yang relevan, serta program-program itu harus bermakna dan bermanfaat. Program-program tersebut umumnya antara lain :

- Pendidikan Kesetaraan : Paket A, Paket B dan Paket C.

-  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

- Pendidikan Keaksaraan Fungsional/KF (bagi Buta Aksara)

- Taman Bacaan Masyarakat (TBM)

- Pendidikan Keterampilan, Kecakapan Hidup (life skill) dan Kursus-kursus.

- Pendidikan Kewarganegaraan, Kerumahtanggaan dan Keorangtuaan (parenting)

- Pendidikan Mental dan Spiritual-Religius / Keagamaan

- Pendidikan Kewirausahaan, Usaha Produktif Masyarakat, Kelompok Belajar Usaha (KBU dan KUBE)

- Pendidikan Seni, Budaya dan Olah Raga

- Pendidikan Lingkungan Hidup, Pelestarian Hutan, Penyuluhan Pertanian, Peternakan dan Perikanan

- Pendidikan Kesehatan Masyarakat.

- Dan lain-lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMAHAMI BAGAIMANA LAHIRNYA TIK DAN PERKEMBANGANNYA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK DALAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

MEMAHAMI ASPEK PENGELOLAAN SDM DALAM PEMANFAATAN TIK