MEMAHAMI ASPEK PENGELOLAAN SDM DALAM PEMANFAATAN TIK

 Nama : Widia Metra Safitri

Nim: 19005104

Mata Kuliah : Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam PLS

TUGAS MINGGU KE-4


KESIAPAN SDM DALAM MEMANFAATKAN TIK UNTUK PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

        Perkembangan teknologi komunikasi dan teknologi informasi (ICT), yang telah memperngaruhi seluruh aspek kehidupan tanpa terkecuali pendidikan, sesungguhnya dapat dimanfaatkan untuk memberikan dukungan terhadap adanya tuntutan reformasi dalam sistem pendidikan. Pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis TI yang bersifat off-line maupun on-line, dapat dimanfaatkan sebagai bahan masukan bagi pihak-pihak yang berminat. Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK), dalam jangka waktu yang relatif singkat, berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan dari berbagai metode pembelajaran merupakan tanda lahirnya teknologi pengajaran yang dikenal seperti sekarang ini. Sekalipun dari latar belakang sejarahnya, metode pembelajaran tidak didasarkan atas ilmu pengetahuan dan hasil penelitian seperti yang kita ketahui, dalam metode pengajaran terkandung konsep-konsep yang mempengaruhi cara berpikir, bertindak, dan berperilaku dalam pengembangan pengajaran yang kemudian dikenal sebagai teknologi pendidikan. 

        Penggunaan TIK ini juga tidak hanya digunakan dalam pendidikan formal tapi juga pendidikan non formal atau pendidikan luar sekolah. Penggunaan atau pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam program PLS tidak terlepas dari peranan sumberdaya manusia sebagai pengelolanya. Seorang sumberdaya manusia sangatlah memiliki peranan penting dalam pengelolaannya, baik itu dalam proses perancangan, pemanfaatan, maupun evaluasi. Oleh karena itu, kesiapan dari sumberdaya manusia dalam pengelolaan TIK sangat diperlukan, agar suatu tujuan dapat tercapai dengan efektif dan efisien.

         Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan suatu hal yang sangat penting dan harus dimiliki dalam upaya mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Sumber daya manusia merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen sumber daya yang lain seperti modal, teknologi, karena manusia itu sendiri yang akan mengendalikan faktor lain. Menurut Sayuti Hasibuan (2000, p3), sumber daya manusia adalah semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut.
.
       Nawawi (2003, p37) membagi pengertian SDM menjadi dua, yaitu pengertian secara makro dan mikro. Pengertian SDM secara makro adalah semua manusia sebagai penduduk atau warga negara suatu negara atau dalam batas wilayah tertentu yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang sudah maupun belum memperoleh pekerjaan (lapangan kerja). Pengertian SDM dalam arti mikro secara sederhana adalah manusia atau orang yang bekerja atau menjadi anggota suatu organisasi yang disebut personil, pegawai, karyawan, pekerja, tenaga kerja, dll.
     Jadi, sumber daya manusia (SDM) adalah semua orang yang terlibat yang bekerja untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.

        Kesiapan sumberdaya manusia dalam pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk program PLS merupakan suatu kondisi yang dimiliki oleh semua orang yang terlibat yang bekerja dalam mempersiapkan diri baik secara mental, maupun fisik untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Kesesuaian warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS cenderung dipengaruhi oleh kemudahan untuk mengoperasikan, artinya jika pengguna atau warga belajar merasakan mudah untuk memahami dan mengoperasikan sebuah sistem informasi, maka dia akan bersedia menggunakannya dan menerima produk dari TIK tersebut. Sama halnya dengan jika warga belajar merasa senang dan dapat membantunya dalam penerimaan informasi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan mudah tanpa ada gangguan apapun dengan adanya bantuan atau pemanfaatan produk dari TIK ini, maka ia akan terbuka dan senang menerima dari pemanfaatan atau penggunaan produk TIK dalam program PLS. Begitu juga sebaliknya, jika hal yang terjadi berbanding terbalik dengan di atas, maka kemungkinan besar warga belajar tidak akan mudah menerima produk TIK yang digunakan dalam PLS.

        Untuk itu perlu dilakukannya suatu kegiatan yang dapat membantu meningkatkan sumber daya manusia dalam pemanfaatan TIK ini, misalnya dengan mengadakan penyuluhan serta pelatihan tentang pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan SDM dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan dan dalam pelaksanaan program pendidikan luar sekolah.


Nahhh itulah sedikit pembahasan kita terkait kesiapan SDM dalam pemanfaatan TIK untuk program pendidikan luar sekolah. Penulis berharap tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan jika banyak terdapat kekurangan penulis mohon maaf. Terima kasih.
See you next blog :):):):):)




Daftar Rjukan :
Anawati, Novita Dwi. Dkk. 2013. Keberterimaan Pengguna (mahasiswa) terhadap Sistem Informasi Akademik Universitas Airlangga Cyber Campus (UACC). 
Suparman Atwi, 2001. Kawasan Teknologi Pendidikan, Jakarta: Program Pascasarjana UNJ.

Komentar

  1. Kue bolu berlapis-lapis
    Semangat selalu untuk menulis
    ๐Ÿ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dua tiga kucing berlari terima kasih..๐Ÿ˜Œ

      Hapus
    2. Dua tiga kucing berlari, iyyaa sami-sami ๐Ÿ˜„

      Hapus
  2. sangatt bermanfaat penulis๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿคฉ

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMAHAMI BAGAIMANA LAHIRNYA TIK DAN PERKEMBANGANNYA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK DALAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH